RSS

Arsip Kategori: pengetahua

Fenomena Halo Muncul di Kota Padang

wajib baca…!!!!


Padang – Warga Kota Padang mendongakkan kepala menyaksikan fenomena unik pada Matahari, yakni saat matahari terlihat dikelilingi lingkaran seperti cincin pelangi.

“Itu pelangi, Nak. Kita berhenti sebentar ya,” kata Kholid yang membonceng anaknya,  memberhentikan motor sejenak, di kawasan Ganting, Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat (2/10/2009).

Belasan warga lainnya berlari ke luar rumah untuk ikut menyaksikan fenomena langka ini.

“Itu lingkaran Halo,” kata seorang warga memberitahu.

Cuaca di Kota Padang panas terik. Warga mulai bersiap-siap akan menunaikan salat Jumat di halaman Masjid Gantiang yang rusak parah akibat diguncang gempa 7,6 skala richter (SR).

sumber:vivanews

 
1 Comment

Posted by pada Oktober 21, 2010 in penemuan, pengetahua

 

Rusia Bangun Hotel di Luar Angkasa

PENEMUAN BARUU…!! ^^

alias ini salah satu rencana perusahaan rusia.. yakni membangun hotel ruang angkasa…

kebayang gak.. jlan2 diluar angkasa n bisa nikmatin fasilitas hotel yg beda dr pada yang lain… berrrrrrrr*** jadi kepengen… buat have fun, atw mgkin bulan madu disana…hahah ;)

emm… kira2 berapa ya biayanya buat pergi ke hotel ruang angkasa itu?? denger2 cii.. sekitar 3 milyar/org .. wew (mahal banget…klo 3000perak boleh deh) … ayo pada mau? mau? mau?

sekilas cerita rencana rusia ini…

Orbital Technologies, perusahaan tersebut mengatakan, guest house ini dapat memberikan kenyamanan akomodasi bagi wisatawan kaya di ruang angkasa pada tahun 2016 mendatang.

Seperti dikutip dari BBC, 3 Oktober 2010, perusahaan asal Moscow itu juga akan mempekerjakan koki-koki ternama untuk menyiapkan makanan sebelum meraka dikirim ke ruang angkasa.

Nantinya, para tamu akan diangkut ke hotel dengan menggunakan shuttle Soyoz seperti yang digunakan untuk mengangkut kosmonot ke stasiun luar angkasa internasional (International Space Station/ISS).

Namun, Sergei Kostenko, Chief Executive Officer Orbital Technologies mengatakan, guest house yang akan dibangun akan lebih nyaman jika dibandingkan dengan ISS.

“Kami merencanakan di dalam ruangan nanti tidak akan mengingatkan pengunjung pada ISS,” kata Kostenko. “Hotel itu harus nyaman di dalam dan ini memungkinkan untuk melihat bumi melalui teropong yang besar,” ucapnya.

Hotel ini juga diperuntukkan bagi orang kaya dan orang yang bekerja untuk perusahaan private yang ingin melakukan penelitian di angkasa. Adapun untuk orbitnya, hotel tersebut akan mengikuti orbit yang sama seperti International Space Station (ISS).

Modul yang pertama dikirimkan, kata Kostenko, akan memiliki 4 kabin yang di desain hingga dapat menampung 7 penumpang dalam ruangan berukuran 20 meter kubik. Namun Kostenko tidak mengungkapkan biaya yang harus dikeluarkan untuk menginap di hotel (guest house) tersebut.

waaa…. ky’a seru n menegangkan juga klo jalan2 kesana… tapii ,, mauuuuuu.. he…^^

ya cm mw bagi2 info,, mgkin ada yg lbh tahu lengkap ttg itu, tolong share ya d blog ku… thx

 
3 Comments

Posted by pada Oktober 16, 2010 in jalan-jalan, pengetahua

 

Astronot China: Sulit Kerja di Gravitasi Nol

VIVAnews - Dua astronot China, Nie Haisheng dan Zhai Zhigang, membagi pengalaman mereka saat bekerja di ruang bergravitasi nol. Seorang astronot dituntut kemampuan untuk beradaptasi dalam kondisi ini.

“Manusia sulit dalam kondisi gravitasi nol. Jadi, harus menyesuaikan diri dengan kondisi baru,” kata Zhai di Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP Iptek), Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Sabtu, 16 Oktober 2010.

Kepada sekitar 500 pelajar yang hadir, Zhai Zhigang dan Nie Haisheng, menceritakan pengalaman mereka. Menurut Zhai, jika manusia tak bisa menyesuaikan diri dengan gravitasi nol ini, akan menimbulkan berbagai penyakit seperti ketika orang dilanda mabuk laut atau mabuk naik mobil.

Selain itu, bekerja pada gravitasi nol juga sangatlah sulit. Untuk dapat melakukannya harus benar-benar menguasai dan terbiasa. Dia mencontohkan, pekerjaan yang sangat mudah sekalipun seperti membuka sekrup jadi begitu sukar dilakukan.

“Malah, bisa-bisa saya yang berputar. Bekerja di gravitasi nol sangat berbeda dengan pekerjaan di bumi,” kata dia disambut tawa hadirin.

Zhai juga menegaskan sumber daya di luar angkasa merupakan milik bersama umat manusia. Siapapun dapat mengeksploitasinya. “Mengeksploitasi luar angkasa merupakan keinginan bersama umat manusia,” ucapnya.

Dia juga mengutakaran keyakinannya para pemuda Indonesia suatu saat dapat ikut mewujudkan impian itu.

“Saya yakin, di masa depan pasti ada tim luar angkasa dari Indonesia dan menjalankan misi ini bersama-sama. Saya mengharapkan pelajar Indonesia wajib belajar dengan keras agar pada suatu hari nanti bisa menjadi astronot dan keluar angkasa.”

Hadir dalam kunjungan itu antara lain Menteri Riset dan Teknologi Suharna Surapranata, Duta Besar China untuk Indonesia Zhang Qi Yue, dan Ketua Lembaga Kerjasama Ekonomi, Sosial dan Budaya Indonesia-Cina, Sukamdani Sahid Gitosardjono. (kd)

 
Leave a comment

Posted by pada Oktober 16, 2010 in pengetahua

 

Alien Matikan 10 Rudal Nuklir Amerika

VIVAnews - Sebanyak 120 mantan personel dan pilot militer Amerika Serikat (AS) memberikan kesaksian mengejutkan. Mereka mengaku melihat sekelompok makhluk asing atau alien mendarat, menyusup dan menonaktifkan rudal nuklir milik Inggris dan AS di markas peluncuran rudal.

Seperti dilansir Telegraph.co.uk edisi 27 September 2010, salah satu pilot militer AS yang memberikan kesaksian adalah Kapten Robert Salas.  Menurut Salas, pemerintah AS dan Inggris disinyalir menutup-nutupi beberapa peristiwa kunjungan alien yang telah berlangsung sejak 1948.

Pengakuan itu tidak dipercaya begitu saja dan kemudian diteliti dan diselidiki enam penerbang AS dan mantan anggota militer lainnya. Enam orang ini kemudian mencari kesaksian dari 120 mantan personel militer. Informasi yang telah mereka kumpulkan menunjukkan bahwa makhluk asing mendarat di Bumi baru-baru ini, tujuh tahun yang lalu.

Rencananya, para pemeriksa bukti-bukti itu akan menyampaikan informasi tadi kepada pemerintah AS dan Inggris. Mereka akan mencoba mensosialisasikan bahwa kepada dua negara bahwa kunjungan makhluk ekstra-terestrial itu telah berlangsung lama, dan itu sebagai satu fakta.

Presentasi tim ini disajikan pada hari Senin 27 September pada pertemuan di Washington. Salah seorang saksi mata, Kapten Robert Salas, mengatakan, “Angkatan Udara AS telah berbohong tentang obyek udara tak dikenal di pangkalan militer, dan kebohongan tentang implikasi keamanan nasional. Kami bisa membuktikannya.”

Salas mengatakan, dirinya menjadi saksi pada kejadian 16 Maret 1967 di markas Angkatan Udara Malmstrom, Montana, yang menyimpan rudal nuklir Minuteman.

“Saya sedang bertugas ketika suatu obyek datang dan berdiri langsung di atas markas peluncuran rudal itu. Sebanyak 10 rudal dinonaktifkan. Dan hal yang sama terjadi di lokasi lain seminggu kemudian,” kata dia.

Dia menduga, ada kepentingan kuat dari makhluk-makhluk itu dengan rudal-rudal yang akan diluncurkan. “Saya pribadi berpikir mereka bukan dari planet bumi,” ujar Salas.

Saksi lain mengaku telah melihat kegiatan serupa di Inggris. Saksi bernama Kolonel Charles Halt mengatakan ia melihat sebuah pesawat UFO di bekas pangkalan militer RAF Bentwaters, dekat Ipswich, 30 tahun lalu.

Charles Halt melihat berkas cahaya ditembakkan ke pangkalan kemudian mendengar di radio militer bahwa alien telah mendarat di dalam area penyimpanan nuklir.

“Saya percaya bahwa pihak keamanan Security Service baik dari Amerika Serikat dan Inggris telah mencoba, dari dulu hingga sekarang, untuk menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi di RAF Bentwaters,” kata dia.

Lokasi itu dulu digunakan sebagai markas AS Fighter Wing Taktis ke-81. Saksi lain, Kapten Bruce Fenstermacher, mantan perwira Angkatan Udara AS, juga mengklaim serupa. Dia melihat sebuah pesawat UFO berbentuk cerutu melayang di atas sebuah pangkalan nuklir di Wyoming pada tahun 1976.

 
1 Comment

Posted by pada Oktober 3, 2010 in pengetahua

 

Sinyal Misterius dari Kembaran Bumi, Alien?

VIVAnews –  Para ilmuwan baru-baru ini menemukan planet ‘kembaran Bumi’ yang berada di luar tata surya. Namanya, Planet Gliese 581g.  Nama lain yang kendengarannya lebih indah adalah ‘Dunia Zarmina’. Penemuan itu merupakan hasil pengamatan selama 11 tahun oleh para ilmuwan dari berbagai negara.

Para ilmuwan itu tidak cuma menemukan Dunia Zarmina, tapi juga menemukan adanya sinyal misterius yang dipancarkan dari planet yang kemudian disebutkan sebagai planet kembaran bumi itu.

Adalah Dr Ragbir Bhathal, ilmuwan dari University of Western Sydney yang melihat sinyal aneh itu pada Desember 2008 — jauh sebelum diumumkan bahwa ada planet yang bisa dihuni mahluk hidup di orbit bintang cebol, Gliese 581.

Bhathal yang adalah anggota organisasi SETI (search for extraterrestrial intelligence) — organisasi yang bertujuan membuka kontak dengan kehidupan lain di luar Bumi — sedang mengamati langit ketika ia menemukan sinyal ‘mencurigakan’ dari area galaksi di mana Gliese 581g bermukim.

Penemuan ini menguatkan  dugaan bahwa  Gliese 581g adalah planet paling mirip Bumi yang pernah ditemukan. Adakah kehidupan di sana?

Penemuan Bhathal hanya sebulan sebelum para astronom mengumumkan penemuan planet Gliese 581e yang kurang bisa dihuni (habitable) dibandingkan Gliese581g — meski keduanya terletak di sekitar bintang yang sama yang jauhnya, sekitar 20 tahun cahaya.

“Kami menemukan sinyal yang tajam, seperti laser yang selama ini kita cari-cari. Itulah yang kami temukan, dan kami sangat bersemangat,” kata Bhathal seperti dimuat situs Daily Mail, 1 Oktober 2010.

Berbulan-bulan setelah penemuannya, Bhathal yang punya reputasi sebagai ‘pemburu alien dari Australia’ menyapu langit untuk mencari sinyal kedua — untuk mencari tahu apakah fenomena itu adalah nyata atau justru kesalahan instrumen. Sayang, pencariannya tak menghasilkan apapun.

Namun, penemuan planet mirip Bumi di sekitar Gliese 581 – baik 581e dan 581d, membuat imajinasi publik makin liar.

Pembuat film dokumenter, RDF dan situs jejaring sosial, Bebo menggunakan teleskop radio di Ukraina untuk mengirim sinar informasi terfokus — berisi 500 pesan dari masyarakat dalam bentuk gelombang radio yang dirahkan ke Gliese 581.

Sementara, menteri keilmuwan Australia  saat itu mengorganisasi 20.000 pengguna Twitter untuk mengirim pesan ke bintang tetangga jauh Bumi di luar tata surya itu.

Dugaan bahwa benar ada kehidupan di seputar Gliese 581 saat ini dikuatkan oleh pendapat Dr Steven Vogt dari University of California, Santa Cruz. Ia mengaku 100 persen yakin ada kehidupan di planet itu.

Planet Gliese 581g berada di gugus bintang ‘Zona Goldilocks’ — sebuah wilayah di angkasa yang kondisinya tak terlalu panas, juga tak terlali dingin bagi cairan yang membentuk laut, danau, maupun sungai.

Planet tersebut juga nampaknya memiliki selubung atmosfer, gravitasi seperti Bumi. Para ilmuwan berpendapat, jika benar, temuan ini adalah pendukung fakta bahwa alam semesta dipenuhi planet yang mirip dengan dunia manusia.

“Jumlah sistem yang diduga memiliki planet yang bisa dihuni mahluk hidup, mungkin sekitar 10 sampai 20 persen. Jika dikalikan dengan ratusan miliar bintang di Bima Sakti, ini jumlah yang besar.”

Mungkin saja ada puluhan miliar sistem seperti ini di galaksi kita.

“Secara pribadi, mengingat kecenderungan kehidupan berkembang di mana pun, saya bisa mengatakan bahwa peluang bagi kehidupan di planet ini adalah 100 persen. Aku hampir tidak meragukannya,” kata Vogt.

 
Leave a comment

Posted by pada Oktober 3, 2010 in pengetahua

 
 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.